yukz., personalisasi search engine kita.,

Selasa, September 29, 2009

nah., bagi yang ingin tampilan search enginenya lebih menarik.,

dan keliatan sebagai bentuk personalisasi diri kita, mari kita buat yukz.,

caranya gampang koq.,

- pertama, kita kunjungi situs http://www.funnylogo.info/create.asp
- kedua, kita isi nama/inisial kita pada kotak (Step 1 : Enter Your Name)
- ketiga, kita pilih desain logo yang kita inginkan (Step 2 : Choose a style) atau bisa pilih desain logo yang lain di More Logo Styles and Colors >>
- keempat, klik Create My Search Engine

bimm salabimm., tampilan search engine anda akan berubah.,

selanjutnya, untuk menampilkan tampilan secara default, yaitu setiap kita membuka web browser maka lakukan sedikit setingan.

disini saya menggunakan web browser Mozilla Firefox, caranya adalah:

- ketika kita berhasil mengubah tampilan, maka biarkan kondisi tampilan seperti itu,
Copy kan alamat situs (home page) yang terdapat pada kolom web browser.
- selanjutnya pilih Tools, lalu Options, pada tab Main, gantikan alamat situs pada kolom Home Page dengan mem Paste kannya, selanjutnya klik Ok.

Berikutnya, mari kita buktikan, tutup web browser yang aktif., truz buka kembali.,

Bismillah.,



gimana hasilnya?? mudah bukan??

selamat mencoba y.,

(demecheng, sumber: sharing dengan teman di sore hari 29/9/09)

@ Lebaran Night

Senin, September 28, 2009

Sedikit kutipan tentang kisah inspiratif,

dari acara Mario Teguh dalam Satu kemenangan.

Tadinya sih, saya tidak berniat untuk menuliskannya,

tetapi setelah saya menyaksikan acara tersebut selama

dua malam berturut-turut dan dengan tema yang sama,

akhirnya saya berniat untuk membaginya.,

menurut saya, dua malam az gak cukup,

apalagi klo ada yang tidak sempat menyaksikan.

next...

saya mohon maaf., karena dari tiga sesi perbincangan

dalam acara tersebut,hanya satu sesi yang mungkin bisa

saya tulis.

Yaitu tentang perbincangan antara Mario teguh dengan Pak Iqbal,

yaitu salah seorang mujahid sewaktu konflik

di Ambon, Maluku.

Pada saat sesi tanya jawab,

Salah seoorang audience menanyakan kepada pak iqbal,

Audience : "Apakah Anda masih bisa memaafkan musuh-musuh Anda?"

Pak Iqbal : "Disini saya akan mencoba mengisahkan tentang Imam Ali.
Pada saat Imam Ali adu pedang dengan musuhnya, dan ketika
musuhnya sudah terjepit, dan Imam Ali akan menebas kepalanya,
tiba-tiba musuh tersebut meludahi muka Imam Ali, dan seketika
itu pula Imam Ali tidak jadi membunuhnya.
Musuhnya terkejut, mengapa engkau tidak jadi membunuhku? tanya
musuh tersebut.
maka Imam Ali pun menjawab : Sesungguhnya aku membunuhmu karena
Allah, bukan karena kau sebagai musuhku"

Nilai keperwiraan inilah yang mendasari kita bagaimana bersikap dengan musuh2 kita.

Sebenanya sungguh besar makna jihad.

Jihad juga dapat berbau keringat, sperti halnya dalam memungut sampah, untuk menjaga

kebersihan.

Maka, jangan persempit pengertian besar dari agama,

menjadi pemikiran sempit yang sekuler, yang jadinya

mengkotak-kotakkan kita.

Jadikan Jihad sebagai contoh dalam keindahan pribadi kita yang beragama.


Resume :

Agar kita tidak salah jalan, maka kita membutuhkan petunjuk.

Petunjuk yang menuntun kita menuju surga.

Surga bukanlah semata-mata sebagai nilai kualitas hidup.

Tetapi kualitas kehidupan itu dinilai, melalui sejauh mana kita mampu dalam

melakukan perjalanan yang sesuai dengan petunjuk untuk menuju surga.


(programa Mario Teguh Dalam Satu Kemenangan di TV 1: 23&24/9/09)

Akhirnya., awak mudik juga.,

Kamis, September 17, 2009

Pertanyaan pertama., (minggu ke-3 Ramadhan)

Gimana kabarnya nak., kapan mudik nak??

Alhmdulillah sehat ma., Insyaallah minggu depan ma.,

Selanjutnya., pertanyaan kedua., (pertengahan minggu ke-3)

Jadi mudik minggu depan nak??

Insyaallah ma.,

Next., pertanyaan ketiga., (akhir minggu ke-3)

Minggu depan., hari apa mudiknya nak?

Insyaallah., malam jum'at ma.,

Next too., pertanyaan ke-empat., (awal minggu ke-4)

Jadi malam jum'at mudiknya nak??

Insyaallah ma., he2.,

Next too again., pertanyaan ke lima ., (mendekati H-3)

Nak., jadi mudiknya kan?? hati2 ya nak.,

Insyaallah ma., ya ma., makasih ya,..

The reality.,

Ma., maaf ma., eko gak jadi berangkat malam jum'at.,

Hari ni baru bisa berangkat ma., Hari jum'at tgl 18/9/09 naik kreta api jam 10.30 pagi.,

maaf y ma., awak telat.,

tapi alhamdulillah ma., dapat tiket karena dah ad teman yang ngantri dari jam setengah 6 pagi., he2.,

mohon do'anya y ma.,

akhirnya awak mudik juga.,

met mudik buat semua teman2.,

Mohon maaf lahir da batin y.,

Menulis, Sebuah Karya atau Sebuah Bentuk Usaha (mencoba, Ditinjau dari sisi Spritual)

Minggu, September 13, 2009

Beragam cara bagi setiap orang untuk berekspresi, mengeluarkan inspirasi, berkreasi, dan berbagi ide.

Salah satunya yaitu dengan menulis.

Tapi ternyata tidak mudah hal tersebut dilakukan walau hanya dengan tulisan.

Sehingga banyak tulisan-tulisan yang hanya menjadi sampah, tetapi tidak sedikit juga yang menjadi berkah, bahkan bisa membawa berkah.

Tak bisa dipungkiri, ketika kata-kata tak mampu berbicara, maka tulisanlah yang dapat menjelaskannya,

tapi ketika kita tidak membacanya maka apalah arti dari sebuah tulisan itu.

Tentu yang akhirnya dirasakan adalah kita kan terjebak dengan pandangan pribadi atau malah terjerumus dengan kata-kata sendiri.

Hal ini sebenarnya terbukti bagi kita sebagai makhluk yang beragama.

Apalah artinya sebuah kitab suci?

Apakah itu hanya sebuah karya atau sebuah bentuk usaha?

Tidak usah menjawab, sebelum kita membacanya.

Yang perlu dijawab adalah, sudahkah kita membacanya?


Sedikit menyimpang, ketika di dalam judul adalah menulis, tetapi akhirnya banyak yang dijabarkan adalah tulisan.

Bukan bermaksud meragukan ke Maha Kuasaan Tuhan, tapi dalam hal ini ternyata kita telah diberi hal sungguh luar biasa.

Hanya kita manusia yang bisa menulis, membaca dan memahaminya hingga sampai mengamalkannya.


Jika menulis adalah sebuah karya, maka bacalah hasilnya untuk menilainya.

Jika menulis adalah sebuah bentuk usaha, maka bacalah tulisannya untuk memperoleh hasilnya.


Dalam sebuah kitab suci (Al-Qur'an) : "Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan" (QS : Al'Alaq ayat 1)

Itulah bentuk bukti karya dalam memberi petunjuk kepada Umat Manusia dan itu juga merupakan bukti bentuk usaha agar manusia senantiasa berpedoman kepada Agama agar berada pada jalan yang lurus.


(demecheng : wangidotcom, 10/9/09)

Sebuah Keyakinan Keberanian

Kamis, September 10, 2009


Maju atau mundur adalah pilihan, lanjut atau tidak lanjut adalah jawaban.
Semua itu takkan muncul jika kita tidak mendapatkan tekanan yang merupakan
suatu bentuk ujian yang luar biasa, ya, karena Sang Maha Kuasa yang langsung mengujinya.

Niat yang ikhlas, ternyata tidak cukup hanya di awal, karena ketika di tengah sudah mulai digoyah, dan di akhir nantinya akan semakin dipertanya.

Sebuah perjalanan dalam membangkitkan semangat sekuat dan semulia berlian.


Ternyata semua yang dijalani itu semakin membuktikan bahwa kita manusia hanya bisa berencana, kepastian yang terjadi, hadir pada saat kita menyadari bahwa kita adalah manusia yang dhoif, yang tak mampu memutuskan sesuatu tanpa mengharap petunjuk dariNya.

Ketergesaan hanya mengakibatkan kesalahpahaman, berharap kepada manusia hanya mengakibatkan kekecewaan, hanya rasa kepedulian yang dapat saling menyatukan.

Suatu bentuk training yang benar-benar membawa diri agar terbebas dari belenggu.

Pengalaman pribadi hanyalah kenistaan, persepsi hanyalah kenestapaan, berfikir positif tak cukup dalam bualan. walau jiwa dan raga dikorbankan, semua itu hanya kan jadi kesombongan jika tanpa rasa kasih sayang dalam sebuah persahabatan menjalani perjuangan.

Suara hati, benar-benar di uji, tanpa ampun dia berbisik hingga diluar batas kehendak.
Kalaulah suara hati ini tanpa asma2Nya tentulah tak satupun yang dapat terlaksana.


Jika akhirnya itu semua dapat kita lalui, apakah Alloh swt kejam atau sayang kepada kita?

Jika akhirnya itu semua dapat kita selesaikan, Apakah Alloh swt sedang menguji atau memberi cobaan kepada kita?

Jika akhirnya dengan itu semua kita bersama, Apakah nantinya kita dapat bertemu denganNYa di dalam SurgaNya?

Mampukah kita menjawabnya, ketika semua anggota tubuh ini yang bersaksi kepadaNya.


Ternyata ini membuktikan bahwa keyakinan saja tidak cukup tanpa keberanian.
Ketika kita yakin bahwa Alloh swt sayang kepada kita, maka kita harus berani menjalani Ujian dariNYa.
Karena yang pasti itu hanyalah pertemuan denganNya.

Bersyukur dan bersabar adalah kekuatan kita bersama.



Salam 165, Kepada saudara spiritualku Satria 165

(demecheng : Kampunk 165, 10/9/09)

Awak dan Awak Medan

Bagiku dalam setiap pertemuan selalu berbuah perkumpulan. Tak dapat dipungkiri, pertemuan sekali, akhirnya berkali-kali ini terbukti karena disini banyak kawan lama, kedan2 awak., he2.,

Lanjut... cerita punya cerita, pertemuan demi pertemuan akhirnya membuahkan hasil yang signifikan, yaitu blog ku yang lama terdiam akhirnya mulai kutuliskan kata demi kata.

Gak tau kenapa, dari sekian banyak komunitas dan acara komunitas blogger yang aku ikuti, disini aku menemukan kembali jati diriku sebagai penulis. cieee.,

Karena dalam setiap event yang dilakukan, hati kecil ni slalu berkata :
"Klo bisa kau datang lah, kasian orang tu, walaupun banyak yang diundang, itu2 az nya yang datang, lagipula, kapanlagi kalian bisa kumpul" (terbukti kan coy? he2)

Tapi, sekarang aku sadar bahwa kehadiranku tidak ada artinya tanpa aku mengambil hikmah dari setiap pertemuan yang dilakukan.

Kopdar, Deklarasi Offline Merdeka 2.0 (Memeriahkan HUT RI ke 64), Pesta Blogger 2009 Chapter Medan, and next......
Berangkat Laee....

Sedikit kenangan awak.,
Deklarasi Offline Merdeka 2.0

Pesta Blogger 2009 Chapter Medan


Yang bisa awak tonton